Mantan pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane menegaskan bahwa dia tidak meninggalkan tim tersebut hanya untuk mengambil alih pekerjaan sebagai bos Prancis. Meskipun dia tidak menampik kemungkinan tersebut.
Pasca pengunduran dirinya, Zidane memang terus diberitakan akan mengambil alih tugas Didier Deschamps begitu Piala Dunia usai. Tetapi kabar tersebut langsung dibantah oleh presiden federasi sepak bola Prancis yang menegaskan mereka akan meneruskan kontrak dengan Deschamps sampai Euro 2020 mendatang.
Zidane pun dinilai sebagai kandidat yang tepat untuk melanjutkan estafet tugas sebagai bos Prancis tersebut. Hal ini berkaca pada kesuksesan Zidane mempersembahkan tiga gelar Liga Champions untuk Real Madrid hanya dalam masa kerja dua setengah tahun.

Mendukung Prancis

Namun setidaknya untuk saat ini hal itu belum akan terwujud. Zidane menegaskan dirinya akan menjadi suporter setia Prancis di Piala Dunia 2018 Rusia nanti.
"Hal yang terpenting adalah untuk mendukung tim nasional Prancis," ujar Zidane di fourfourtwo.
"Saya tidak ingin menutup keinginan untuk melatih tim Prancis. Saya berhenti (dari Madrid) untuk membuka lembar baru."
"Saya di belakang tim Prancis. Kami ingin mendapatkan gelar (Piala Dunia) kedua kami," tandasnya.

Keputusan Zidane

Banyak yang terkejut dengan keputusan mendadak Zidane saat mengumumkan akan meninggalkan Real Madrid, tak terkecuali mantan rekan setimnya, Michel Salgado.
Walaupun demikian, Salgado yakin Zidane sudah membuat keputusan itu sejak lama. Bahkan sebelum dia membawa Madrid menjuarai Liga Champions.
"Itu bukan keputusan yang dia buat sekarang, tapi itu dibuat sudah cukup lama, beberapa bulan lalu. Dia tidak membuat keputusan itu setelah memenangkan Liga Champions karena itu bukanlah gaya Zidane," jelas Salgado di marca.